Cara Mudah Budidaya Ikan Air Tawar

Halo Sahabat Fauna, di artikel kali ini kita akan membahas beberapa jenis ikan yang cocok untuk di budidayakan di air tawar.

Cara Mudah Budidaya Ikan Air Tawar- Budidaya ikan menjadi hal yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia saat ini. Hal ini terbukti dari banyaknya minat masyarakat untuk mengonsumsinya. Budidaya ikan, khususnya ikan air tawar merupakan bentuk akuakultur yang secara khusus membudidayakan ikan dalam tangki atau ruang terbatas. Biasanya hal ini menghasilkan makanan, ikan hias, dan rekreasi (memancing). Dalam hal ini, ikan yang paling banyak dibudidayakan dan digemari adalah ikan mas, salmon, lele, dan nila.

Bukan hanya di Indonesia, permintaan untuk jenis ikan air tawar saat ini juga tinggi peminatnya di seluruh dunia. Hal tersebut menyebabkan penangkapan ikan yang berlebihan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan punahnya habitat ikan. Tentu saja hal ini mengacu pada peningkatan permintaan pasar. Dari hal tersebut budidaya ikan menjadi sumber alternatif untuk pasokan ikan.

Peningkatan produksi budidaya ikan air tawar cukup cepat, berkisar 11 % setiap tahun. Ini menunjukkan bahwa antusias masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar sangat besar. Saat ini lebih dari 70 % produksi ikan air tawar diserap oleh pasar domestik. Daerah Jawa adalah penyerap terbesar untuk saat ini, mengingat populasi di daerah tersebut padat.

Ikan Paling Populer

Nah sahabat Fauna, untuk saat ini produksi ikan air tawar di tambak didominasi oleh ikan mas, lele, nilai, dan gurame. Keempat jenis ikan tersebut menghasilkan lebih dari 80% dari total produksi. Berikut ini, akan dijelaskan sekilas profil ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia.

 

ikan emas

1. Ikan Mas

Cyprinus carpio atau Ikan Mas diyakini telah ada di Indonesia sejak masa Eropa dan Cina. Ikan ini berkembang begitu cepat, dan menjadikan salah satu jenis ikan yang dibudidayakan paling banyak. Sekitar tahun 1860-an di Ciamis, Jawa Barat, telah mempraktikkan pemijahan ikan mas dengan menggunakan biji aren. Pemijahan jenis ini sampai saat ini masih diadopsi oleh para pembudidaya ikan sampai saat ini.

Cyprinus corpio cocok untuk di kembangkan di lingkungan tropis seperti Indonesia. Suhu ideal untuk perkembangan dan pertumbuhan jenis ikan ini yaitu 23-30c. Bukan hanya itu saja kelebihan yang bisa didapat dalam membudidayakan ikan jenis ini. Ikan mas dapat dibudidayakan di kolam tanah, kolam air deras dan jaring apung. Total proses pembudidayaan untuk ikan jenis ini siap konsumsi membutuhkan waktu ± 4-5 bulan.

 

IKAN LELE

2. Ikan Lele

Selanjutnya, jenis ikan yang bisa dibudidayakan di air tawar adalah ikan lele. Ikan bermarga Clarias ini, memiliki ciri khusus yaitu bertubuh licin dan tidak bersisik, dengan sirip punggung yang panjang dan sirip dubur, yang kadang-kadang bergabung dengan sirip ekor, membuatnya terlihat seperti belut tetapi berukuran pendek.

Ikan jenis ini, memiliki respirator tambahan dalam bentuk modifikasi dari busur insang. Selain itu ada sepasang patil, yang merupakan tulang punggung yang tajam, di sirip payudara. Ada yang mengatakan bahwa patil ini tidak hanya tajam tetapi juga beracun dan menyebabkan panas tinggi jika orang secara tidak sengaja terkena patil.

Ikan lele atau yang biasa disebut dengan jeli, adalah jenis ikan yang hidup di air tawar dan sangat mudah untuk di bididayakan. Ikan lele mudah dikenali karena memiliki badan yang licin, sedikit rata, dan memiliki “kumis” panjang yang menjulur dari sekitar mulut.

3. ikan patin

  1. Ikan Patin

Di bagian ke tiga ada jenis ikan yang bermarga sama dengan lele. Yang di maksud yaitu ikan patin. Di Indonesia ada 14 spesies ikan lele, tetapi yang paling banyak dibudidayakan adalah ikan patin dari Thailand atau Pangasius hypothalamus.

Saat ini kebutuhan akan budidaya ikan patin terus meningkat. Bahkan, di Indonesia masih menjadi pengeksport lele terbesar di  Vietnam. Untuk diketahui tidak ada patokan untuk ukuran ikan patin yang siap untuk dikonsumsi. Hal itu tergantung dengan selera pembeli masing-masing. Biasanya ikan patin dipelihara selama 6 bulan, tapi untuk pasar ekspor ikan patin dipelihara lebih lama supaya ukurannya lebih besar.

ikan nila

4. Ikan Nila

Ikan nilai atau bahasa latinnya Oreochromis niloticus adalah ikan air tawar yang mudah dipelihara dan penyakitnya tidak begitu banyak. Pembudidayaan ikan nila cukup mudah. Dari sepasang indukan ikan nila, bisa mengeluarkan 250-1000 telur yang langsung diproduksi.

Waktu persiapan dari telur ke benih yang memiliki ukuran ± 5-8 cm membutuhkan waktu selama 60 hari. Pertumbuhan ikan nila jantan lebih cepat daripada ikan betina. Diperlukan waktu  ± 4-6 bulan untuk meningkatkan nila ke ukuran yang siap untuk dikonsumsi.

gurame

5. Gurame

Osphronemus goramy adalah jenis ikan air tawar yang sampai saat ini masih digemari sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Selain itu, di negara lain ikan gurame juga sering malah digunakan untuk pajangan di akuarium.

Ikan jenis ini, tersebar di pulau-pulau Sunda Besar yaitu Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.  Ikan nila dibudidayakan sebagai ikan konsumsi. Ikan ini juga memiliki beberapa nama lokal seperti gurame; grameh; kaloi; kali ikan; dan lainnya. Di alam, ikan gurame hidup di sungai, rawa, kolam, dan juga air payau; tetapi kebanyakan ikan jenis ini lebih suka kolam dangkal yang banyak tanaman.

Selamat membaca dan untuk informasi lain silahkan cek di Fauna.Co.Id

Terimakasih.