Cara Ternak Ikan Cupang, Ciri, Jenis Dan Perbedaannya

Jenis Ikan Cupang

Ternak Ikan Cupang – Ikan cupang yang di kenal dengan nama betta fish atau bisa di sebut juga ikan petarung. sebelum memulai beternak ikan cupang ada nya bagi pemula untuk memahami dan mengenali jenis ikan cupang yang akan di ternakan.

Ikan Cupang
Ikan Cupang

Halfmoon (Setengah Bulan)

Ikan cupang dengan jenis halfmoon ini memiliki sirip dan ekor yang lebar dan lebih panjang dari jenis ikan cupang lain nya dengan ekor yang menyerupai setengan bulan. Jenis cupang ini pertama kali dibudidaya di Amerika Serikat oleh Peter Goettner pada tahun 1982.

  • Ekor Mahkota (Ekor Mahkota)

Jenis ikan cupang crowtail pertama kali dibudidayakan oleh seorang peternak cupang bernama A. Yusuf yang tinggal di daerah Jakarta Timurpada tahun 1997, Perbedaan yang sangat menonjol pada ikan cupang serit dibandingkan dengan ika cupang yang lain yaitu terletak pada sirip dan ekor ny, yang tajam seperti jarum.

  • Cupang Aduan Atau Cupang Laga

Memiliki Gigi dan sisik yang tajam juga kuat dan warna hitam yang lebih dominan untuk ikan cupang jenis ini, dengan ekor yang pendek dan sangat agresif.
Cupang jenis ini memiliki gaya bertarung yang berbeda beda, ada tipe fighter, dancer, slugher, cupang adu tanpa dasi memiliki keistimewaan nafas lebih panjang dari
jenis lain.

  • Ciri-Ciri Umum Cupang Aduan Diantaranya

tubuh ditekan penuh (ramping-liat), ada cekungan halus dari ujung badan sampai samping perut, sisik kecil2 tebal, bentuk dahi ikan arwana, ring bibir
tebal, jari2 sirip ekor halus rapat (sirip yg besar2 rawan terserang jamur, saat sirip terkoyak /luka).

  • Raksasa (Cupang Raksasa)

Hampir serupa dengan cupang aduan yang memnpunyai sirip dan ekor yang lebih lebar dan besar nan lebih indah. jenis cupang ini merupakan hasil perkawinan silang antara
cupang biasa dengan cupang alam, jenis cupang ini ukurannya bisa mencapai 12 cm.

  • Ikan Cupang Liar Dengan Nama Latin (Betta Burdigalla)

Ikan cupang pada dasarnya adalah ikan pembohong yang habitatnya adalah di rawa-rawa bahkan di persawahan, karena keindahannya, ikan ini menjadi primadona dan banyak orang yang mulai memelihara ikan cupang ini sebagai ikan hias, kontes dan juga menjadikan nya sebagai ikan aduan.

Cara Membedakan Ikan Cupang Jantan Dan Betina

  • Cupang Jantan

Cupang Jantan
Cupang Jantan

Warna ikan cupang jantan sangat terang dan cerah pada tubuhnya lebih besar memiliki ekor yang lebih lebar, memiliki sirip dan dasi yang lebih panjang gerakannya sangat agresif dan lincah, baik terhadap cupang jantan maupun cupang betina.

  • Cupang Betina

Cupang Betina
Cupang Betina

Cupang betina memiliki warna pudar atau tidak menarik. Tubuhnya relatif lebih kecil dengan perut agak buncit Ekor dan siripnya pendek, meskipun ikan itu sudah dewasa. Gerakannya relatif lebih lamban dibanding kan dengan si jantan

Cara Budidaya Ikan Cupang

Budidaya ikan cupang dapat dilakukan di lahan sempit dengan dimensi ukuran 20x20x20 cm untuk hasil yang maksimal. Hal utama dalam perawatan ikan cupang adalah kualitas udara dan pakan yang baik, karena hal ini berdampak langsung dengan kesehatan serta pertumbuhan ikan cupang itu sendiri.

  • Proses Perkawinan

Ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain memiliki warna-warna yang indah, mulai dari sirip hingga dasi memiliki ukuran yang lebih lebar dan panjang dari si betina. Sedangkan warna yang dimiliki ikan cupang betina tidak menarik cenderung (pucat) dan bentuk sirip dan ekornya lebih pendek dari ikan cupang jantan.

  • Ciri Ikan Cupang Jantan Yang Siap Dipijahkan Umur ± 3 – 4 bulan

1. Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna indah
2. Gerakannya agresif dan lincah
3. Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit)
4. Ciri-ciri ikan cupang jantan yang sangat bisa dikenali bahwa ikan sudah siap untuk di pijah adalah cupang jantan sering mengeluarkan buih – buih kecil yang muncul di permukaan udara.

  • Ciri-ciri ikan betina untuk dipijahkan: Umur telah mencapai +- 4 bulan
  1. Bentuk badan siap menandakan kawin.
  2. Gerakannya lambat.
  3. Sirip pendek dan gambarnya tidak menarik.
    Kondisi badan sehat.
  • Proses Pemijahan

Siapkan ikan cupang jantan yang berada dalam wadah besar, dan cupang betina dalam wadah kecil hal ini dilakukan karena proses penjodohan sangat berbahaya bagi si betina. ( usahakan pejantan dominan dan induk dominan serta keduanya harus sudah cukup umur dan berada pada kondisi yang sehat ). Beri makan pasangan tersebut 2 kali sehari dengan pakan hidup atau beku seperti jentik nyamuk/kutu air, atau cacing darah. mempersembahkan pemberian cacing rambut pada ikan.

betina khususnya yang akan dipijahkan, karena berdasarkan pengalaman sering menyebabkan ikan betina sulit bertelur.
Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang membuat atau betina masukkan kedalam botol kemudian masukkan ketempat jantan bersama botol tersebut agar mereka dapat saling melihat. Biarkan mereka diisolasi lebih dari 1 hari.

Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang sama secara langsung dan tidak perlu tahap pengenalan atau perjodohan, karena saya melakukannya begitu juga dan tidak mengalami kecuali salah satu dari cupang tersebut belum siap kawin, maka tidak akan ada telur yang dapat dihasilkan.

Catatan ” dalam waktu 1 x 24 jam atau 1 hari akan ada telur dengan syarat kedua cupang sudah siap kawin ” saya memperkirakan ini sesuai dengan hasil budidaya saya sendiri dan jika dalam waktu 2 hari blm ada telur maka pisahkan betina dari tmpt jantan, karena ini menunjukan kalau mereka belum siap untuk pijah kan.